Bahaya Menunda-nunda Shalat

Semua umat Islam di dunia tentu tak asing lagi dengan ibadah shalat. Sejak kecil mereka dibina dan dididik untuk selalu mengerjakan shalat lima waktu dalam sehari. Namun apa yang terjadi, ditengah kesibukan masing-masing sekarang banyak orang yang melalaikan shalat bahkan sampai meninggalkannya. Seolah tak ada hal yang fatal ketika itu terjadi. Tapi ketahuilah saudaraku, itu sangat berbahaya!.

bahaya melalaikan shalat

Di dalam Surah al-Ma'un ayat 3 Allah swt berfirman, "Maka celakalah orang-orang yang mengerjakan Shalat".Allah menjamin di dalam al-quran bahwa orang-orang yang shalat akan celaka (Masuk Neraka). Namun, yang celaka disini adalah orang yang melalaikan shalatnya. seperti yang dikatakan Allah dalam ayat selanjutnya, "Yaitu orang yang shalatnya Lalai".

Lalai mempunyai arti menunda-menunda shalat karena suatu hal yang sebenarnya bisa ditinggalkan sejenak. Misalkan, ketika datang waktu shalat kita malah tetap asik ngobrol dengan teman, atau tetap menunggu toko dengan alasan tanggung dan lain sebagainya. Lalai juga bisa berarti menunda-nunda sampai terlewat waktu shalat. Ini yang sangat berbahaya sekali. Ditunda-tunda saja akan Allah masukan ke neraka apalagi sampai terlewat dan tidak mengerjakannya.

Perbuatan di atas akan menyebabkan banyak orang Islam yang masuk neraka di akhirat nanti. Jika sekarang kita termasuk orang yang seperti di atas, marilah sejenak kita mengingat Allah. Tinggalkan kesibukan kita ketika datang waktu shalat. Karena sesungguhnya kita ini akan mengalami mati. Jangan sampai ketika kita mati nanti termasuk ke dalam golongan orang-orang yang diceritakan Allah dalam Al-quran, "..mereka berkata: “Apakah yang menyebabkan kamu masuk ke dalam Neraka Saqor ?”. Orang-orang yang bersalah itu menjawab: “kami termasuk dalam kumpulan orang-orang yang tidak mengerjakan Sholat” 

Neraka saqor adalah balasan bagi orang yang meninggalkan shalat. Sementara neraka Wail adalah balasan bagi mereka yang melalaikan (menunda-nunda)  shalat. Keduanya adalah neraka, tidak ada salah satu diantara keduanya yang lebih ringan dan hangat. Kita semua tahu siksaan neraka yang paling ringan adalah siksaan Abu Tholib pamannya Rasulullah,  Abu Tholib diberi terumpah (semacam sandal) dari neraka hingga kepala dan ubun-ubunnya mendidih. Itulah siksaan paling ringan di neraka. Lalu bagaimana dengan mereka yang melalaikan shalat? Tentu lebih sadis dari pada itu. 

Mudah-mudahan kita selalu termasuk orang yang menjaga shalatnya. Mari tinggalkan sejenak kesibukan kita dan mengingat Allah. Laksanakan shalat pada waktunya, dan ingatlah bahwa kita tidak selamanya akan berada di tempat ini (dunia), kita akan mati dan masuk ke surga atau neraka, tergantung perbuatan kita selama di dunia.

*Hanya sekedar mengingatkan, bukan maksud menggurui*

Artikel Ensiklopedi Muslim Lainnya :

Scroll to top