Penting untuk Dicamkan

camkan

Dahulu, apabila Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam meninggalkan wirid qiyamul lail-nya, beliau mengqadhanya di siang hari dengan shalat sebanyak dua belas rakaat.

Dahulu, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah meninggalkan qiyamul lail-nya, baik dalam keadaan sehat maupun sakit. Jika beliau sakit atau malas, beliau mengerjakannya sambil duduk.

Dahulu, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam selalu membangunkan keluarganya agar mereka berperan serta meraih saat yang baik itu. Beliau mendatangi anak perempuannya, Fatimah, dan suaminya, Ali radhiyallahu 'anhu, seraya mengetuk pintu rumah mereka di malam hari. Beliau merasa heran karena keduanya terlihat lebih memilih tidur daripada shalat sunnah malam hari, seraya bersabda kepada mereka, "Tidakkah kamu berdua shalat?"

Dahulu, apabila Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mendengar suara kokok ayam ditengah malam, beliau terbangun, lalu menyambung kokok ayam itu dengan menyerukan kepada manusia dengan bahasa mereka seraya berkata, "Hai manusia, kegoncangan (hari) kiamat (akan) datang yang diiringi dengan keguncangan lain. Telah datang kepada kalian kematian dengan segala sesuatunya!"

Artikel Ensiklopedi Muslim Lainnya :

Scroll to top