4 Model Penciptaan Manusia

penciptaan
Di dunia ini, terdapat 4 model penciptaan manusia. Yang pertama adalah model penciptaannya Nabi Adam as. yang terlahir kebumi ini tanpa seorang ibu dan ayah, tapi langsung dari tanah. Kedua adalah, model Siti Hawa yang diciptakan langsung dari tulang rusuknya Nabi Adam as. Ketiga yaitu model nabi Isa yang dilahirkan dari rahim seorang ibu, tanpa ayah. Dan yang keempat adalah model penciptaan manusia pada umumnya yaitu kita semua. Didalam surah Al-Mu’minuun 23 : 12-14), Allah swt menerangkan secara jelas mengenai proses penciptaan manusia pada umumnya.

"Dan sesungguhnya Kami telah menjadikan manusia dari sulaalatin min thiin (suatu saripati dari tanah), kemudian kami jadikan nuthfah (saripati/sperma) itu dalam qoroorin makiin (tempat yang kokoh/rahim), kemudian kami jadikan nuthfah itu ‘alaqoh (segumpal darah), lalu ‘alaqoh itu kami jadikan mudghoh (segumpal daging), lalu mudghoh itu kami jadikan ‘idhooma (tulang belulang) lalu ‘idhooma itu kami bungkus dengan lahma (daging/otot), kemudian Kami jadikan dia makhluk yang lain.” 

Dalam ayat tersebut dikatakan ada 7 fase penciptaan manusia.
  1. Fase thiin (saripati tanah) menjadi nutfah(sperma)
  2. Masuknya nutfah (sperma) kedalam rahim yang kokoh
  3. Dari nutfah menjadi 'Alaqoh ( segumpal darah)
  4. Dari 'alaqoh (segumpal darah) itu menjadi mudghoh (segumpal daging)
  5. Dari segumpal daging (mudghoh) menjadi 'Idhooma (tulang) lalu,
  6. Tulang-belulang ('idhoma) dibungkus dengan daging dan otot (lahma) dan 
  7. Akhirnya jadilah makhluk baru yang disebut manusia yaitu kita.
Ilmu teknologi baru bisa mengemukakan hal ini pada abad ke 19 setelah diketemukannya alat USG. Sementara Al-qur an telah mengemukakan hal ini jauh pada abad ke 7 Masehi. Maka tidak heran kalau al-qur an adalah kitab yang paling benar dan terjaga kebenarannya.

Artikel Ensiklopedi Muslim Lainnya :

Scroll to top