Jeritan Mohon Pertolongan I

  By : Khalid Abu Syadi
Astagfirullah              

 Manakala kamu menjerit karena tertindas kezaliman, kamu tidak mendengar selain gema suara jeritanmu; kamu merintih karena kepedihan yang sangat dan kamu tidak merasakan selain rintihanmu. Mengalirlah air matamu dengan derasnya karena terimpit penindasan. Sadarlah! Sebenarnya, kamu mempunyai senjata ampuh yang tanpa disadari oleh mereka yang menzalimimu, tetapi Tuhan mereka tidak melalaikannya. Senjata itu dapat dilepaskan melalui doamu begitu kamu memekik meminta pertolongan, "Ya, Tuhanku!"
  
Manakala dosa-dosamu menjadi dinding yang menghalang-halangimu untuk mendapat cahaya, manakala kesalahan-kesalahanmu menjadi belenggu yang menghalangimu bersegera kepada kebaikan, dan manakala noda-noda hitam telah menutupi kalbumu dan menguncinya dengan rapat, sadarilah bahwa kamu mempunyai Tuhan Yang mengampuni segala dosa apabila Dia mendengar suara pujian dan jeritan yang mengumandangkan, "Ya, Tuhanku!"

Manakala ombak membesar dan badai mengamuk, akal pun hilang, jeritan melengking, kelemahan manusia terbuka, dan semuanya mengakui kelemahannya dan kekuasaan-Nya, seraya mengakui kemiskinannya dan kekayaan-Nya, saat itulah terlontarkan dari lisan dengan penuh harap dan cemas meminta pertolongan dengan jeritan "Ya, Tuhanku!".
  
                                         

Artikel Ensiklopedi Muslim Lainnya :

Scroll to top