Hiburan keimanan 1


keimanan





By : Khalid Abu Syadi






وان لكم فى الانعام لعبرة 
 "Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran...." (an-Nahl[16]:66)


Harga unta menjadi mahal manakala ia tahan menjalani perjalanan yang jauh dengan bekal yang minim, sehingga unta itu pantas untuk disayangi, diberi hiasan, dan dibiarkan hidup dengan mulia sampai maut datang menjemputnya. Adapun unta yang paling murah harganya adalah yang tidak bersabar dan lemah mengangkut beban. Karena itu, ia dibiarkan makan untuk dimakan, disayangi untuk disembelih, dan perlakuan yang baik untuknya adalah menyembunyikan pisau darinya saat hendak disembelih.

Buaya bila usai memakan mangsanya selalu membuka mulut lebar-lebar untuk memberi kesempatan kepada burung-burung kecil memungut sisa-sisa makanan yang menyelip diantara gigi-giginya karena khawatir menimbulkan belatung yang mengganggunya. Adapun sebagian orang membiarkan belatung itu tumbuh sejak lama tanpa mempersilakan seorang pun untuk memungut sumber penyakit darinya. Tiada buaya yang mirip dengannya dan tiada burung kecil yang menirunya.
Hai saudaraku, jika kamu bukan pelaku, tirulah sikap pelaku; jika kamu tidak dapat berkhotbah, jadilah pendengar; jika kamu tidak dapat mengajar, jadilah murid, dan jika kamu tidak ahli memperbaiki orang lain, janganlah kamu larang orang lain untuk memperbaiki dirimu.

         Merpati pos apabila dilepaskan oleh pemiliknya untuk menyampaikan sepucuk surat, dia menahan teriknya matahari, terbang sepanjang malam dan siang melawan terpaan angin, hujan, kilat, dan suara halilintar, dan ia terbang tinggi karena khawatir akan terkena panah para pemburu. Selain itu, dia menahan diri terhadap biji gandum yang disebarkan karena takut hal itu adalah tipuan perangkap yang akan menghambat perjalanannya atau berakhir dengan patahnya sayap sehingga surat yang dibawanya jadi sia-sia. Setelah ia menyampaikan surat itu, dia terbang tinggi hingga ketinggian maksimal lau makan sesukanya.
Wahai para pengemban risalah taqarrub kepada Allah, apa yang telah kamu kerjakan? Sampai diketinggian manakah kamu berada? Perangkap apakah yang menghambat kemajuanmu? Kasihan kamu. Padahal, sekali masuk kedalam surga, itu dapat melupakan kepedihan sepanjang usia; sekejap didalam surga adalah lebih baik daripada dunia dan segala isinya. Lalu, mengapa kamu ragu-ragu?

Jika kamu berbuat baik kepada kucing sekali saja, setiap kali ia melihatmu maka dia jinak kepadamu dan menggosokkan badannya kekainmu.
Setiap bagian terkecil dari tubuhmu merasakan kebaikan Kami (Allah) dan setiap helai rambut yang ada ditubuhmu mendapat nikmat Kami yang berlimpah. Akan tetapi, setelah semua itu terjadi, setiap kali Kami memberikan anjuran agar kamu kembali kepada Kami, kamu tidak menyukai Kami dan setiap kali Kami mendekatkanmu kepada Kami, kamu menyukai selain Kami. Setiap kali kami berhubungan denganmu, kamu menjauhi Kami. Kamu memusuhi kami, padahal kamu membutuhkan Kami, dan Kami berdamai denganmu, padahal kami tidak membutuhkanmu. Mengapa kamu tidak belajar dari hewan hai orang yang hatinya tak menentu? jangan sekali-kali kamu sombong dengan kedudukanmu, karena sesungghunya Qabil telah belajar dari buurung gagak tentang cara mengubur saudaranya dan Sulaiman mengetahui berita Balqis dari burung hudhud.          

Artikel Ensiklopedi Muslim Lainnya :

Scroll to top