Loncatan Ke Surga Allah


Loncatan ke Surga Allah
- Cerita ini dikutip dari buku Kisah Para Syuhada  karya Fuad Abdurrahman. -

     Sesaat sebelum Perang Badar dimulai, Rasulullah Saw. sebagai panglima perang memeriksa pasukan Muslimin.

"Luruskan barisan kalian dan bersiaplah untuk berperang. Demi Allah seseorang yang berperang pada hari ini dengan sabar, mengharap ridha Allah, dan tidak lari dari medan perang, Allah akan memasukannya kedalam surga."  

     Rasulullah  Saw. juga membangkitkan semangat pasukan Islam.
  
     "Raihlah oleh kalian surga yang luasnya seluas langit dan bumi!"

     "Bakh! ... Bakh!" ujar Umair bin Himam ketika itu.

     "Apa yang membuatmu berkata, "Bakh! ... Bakh?" tanya Rasulullah Saw.

    "Tidak, ya Rasulullah. Demi Allah, aku hanya berharap menjadi salah seorang penghuni surga," jawab Umair.

     "Demi Allah, engkau akan menjadi penghuni Surga," jawab Rasulullah Saw.

     Lalu Umair mengeluarkan beberapa butir kurma dari kantongnya. Dia akan memakan beberapa butir kurma itu. Tetapi ...

    "Jika aku makan kurma-kurma ini, berarti hidupku akan panjang," ujar Umair.
  
   Umair lantas melemparkan kurma-kurma dari tangannya.

     "Jarak antara aku dan saat memasuki surga adalah ketika aku memerangi kaum musyrik. 
Demi Allah, waktu untuk memakan kurma ini sangat lama!"

     Dia segera menyerbu ke tengah medan perang sambil bersya'ir.

     "Aku akan meloncat ke surga Allah tanpa bekal

     Kecuali dengan keta'atan dan kebaikan

     Serta sabar untuk berjihad karena Allah.

     Sedangkan segala perbekalan akan habis,

     Kecuali perbekalan kebaikan dan kebenaran."  

     Umair terus memerangi dan membunuh para musuh Allah sebanyak yang dia mampu. Allah pun mengabulkan harapannya. Allah menerima do'anya untuk meloncat ke surga Allah sebagai Syahid.

Artikel Ensiklopedi Muslim Lainnya :

Scroll to top